Tentang Desa Kemang

Desa Kemang terletak pada Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat yang telah terbentuk sejak tahun 1879 dengan rata-rata mata pencaharian penduduknya sebagai petani.

Desa Kemang berada di sebelah selatan dari kantor Kecamatan Bojongpicung yang diapit oleh gugusan perbukitan membentang dari timur sampai barat.

VISI DESA KEMANG

“MEWUJUDKAN DESA KEMANG SEBAGAI DESA MAJU DAN AGAMIS DALAM TATANAN MASYARAKAT YANG SEHAT, SEJAHTERA, AMAN DAN BERMARTABAT “

MISI DESA KEMANG

  1. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai modal dasar kesinambungan pembangunan.
  2. Meningkatkan pembangunan infrastruktur sebagai penunjang sarana perekonomian masyarakat.
  3. Meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat yang berdasarkan kepada peningkatan pembangunan keagamaan.
  4. Meningkatkan dan mengembangkan potensi desa dan pengembangan pariwisata desa.
  5. Terciptanya masyarakat yang aktif dan partisipatif dalam bidang pembangunan, keamanan dan ketertiban.
  6. Terwujudnya tata kelola pemerintahan yang transfaran, demokratis, jujur dan akuntabel.
  7. Terciptanya tatanan masyarakat yang taat hukum dan taat kepada aturan norma agama dan kearifan lokal.
  8. Menigkatkan kerjasama yang partisipatif  dengan kelembagaan desa karang  taruna  dan organisasi kemasyarakatn lainnya.
  9. Meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat.
  10. Terwujudnya sarana – sarana olahraga sebagai pemenuhan kebutuhan generasi muda.

SEJARAH DESA KEMANG

Konon menurut cerita para leluhur Desa Kemang, tersebutlah kisah bahwa di Selatan tahun 1800 Masehi, telah datang dua bangsawan pangeran dari Wilayah Mataram, Dua Pangeran tersebut kakak beradik bernama Pangeran Lirbaya dan Pangeran Nampabaya yang sengaja datang untuk menjelajah di daerah kerajaan Padjadjaran (Tanah Priangan) dalam rangka mengemban amanat leluhurnya sambil bertugas menyebarkan agama Islam di wilayah Padjadjaran yang waktu itu mayoritas beragama Hindu (tertulis dalam buku Babad Cihea).

Setelah menempuh perjalanan berbulan-bulan, pangeran tersebut sampailah di sebuah wilayah dengan kondisi alam yang berbukit-bukit, terdapat sungai besar (sekarang sungai Citarum) dan keduanya terus melanjutkan ke arah Barat mengikuti arah sungai Citarum tersebut, mereka mencari sebuah tempat untuk peristirahatan yang aman dari pengawasan Kerajaan Padjadjaran, dan sampailah pada sebuah tataran wilayah di puncak bukit dan merupakan Hulu dari sungai Cihea namanya Tataran Sirah Cihea atau sekarang disebut Kawasan Lemah Pasagi.

Dalam cerita selanjutnya pangeran Lirbaya bermukim di wilayah Lemah Pasagi /Sirah Cihea (sekarang termasuk ke dalam wilayah Desa Kemang Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjur) dan menurut sebagian cerita yang diambil dari buku Babad Cihea, Pangeran Lirbaya menikahi Putri Jin dan sampai akhir hayatnya tilem di wilayah tersebut, sementara saudaranya, Pangeran Nampabaya hidup menetap di daerah Cihea (Desa Cihea Kecamatan Haurwangi sekarang) dan menikah untuk selanjutnya mempunyai keturunan bernama Pangeran Narangbaya, penggagas berdirinya Kedaleman Cihea, makamnya terletak di Dalem Pasir Desa Cihea Kecamatan Haurwangi Kabupaten Cianjur.

Kemudian Gugusan perbukitan yang mengapit kedua wilayah tersebut membentang dari Barat ke Timur memanjang yang terdiri dari hutan belantara dengan dibelah oleh Sungai (sekarang namanya Sungai Cihea), wilayah paling Barat dari wilayah tersebut adalah wilayah yang terdiri dari wilayah pegunungan yang berbukit-bukit dengan ditumbuhi aneka pepohonan yang heterogen dan salah satu jenis pepohonan yang dominan adalah pohon Aren dan pohon Kemang (sejenis pohon Limus, Mangga Liar) yang pada waktu tersebut dianggap pohon yang menjadi ciri kesuburan wilayah.

Berawal dari kondisi tersebut, maka ketika pada tahun 1892 terbentuknya Desa. Para leluhur Tanah wilayah ini bersepakat menamakan Desa tersebut dengan DESA KEMANG dengan harapan menjadi simbol kesuburan desa dan keharuman desa itu sendiri. Karena buah Kemang mempunyai pohon yang kokoh dan kuat walaupun buahnya tidak terlalu manis, tapi aromanya sangat khas.

Demikian Riwayat singkat tentang Desa Kemang, jadi dapat disimpulkan bahwa penduduk Desa Kemang dan Desa Cihea berasal dari keturunan Mataram yang bercampur dengan penduduk asli desa kemang.

Kepala Desa Kemang Kec. Bojongpicung dari masa ke masa :

LEMBAGA PEMERINTAHAN DESA KEMANG

BADAN PERMUSYAWARATAN DESA ( BPD )

NONAMAALAMATJABATAN
1USEP NIAKp. Mujit RT. 003 RW. 002Ketua
2RIJAL MUBAROKKp. Kemang RT. 001 RW. 003Wk.ketua
3NITA HOTIMAHKp. Cimenteng RT. 002 RW. 004Sekretaris
4AGUS SOLIHINKp. Kapala Condong RT. 003 RW. 001Anggota
5SUTARYATKp. Jakapari RT. 001 RW. 005Anggota
6SUSILAWATIKp. Cikupa RT. 001 RW. 002Anggota
7MULYANAKp. Cigunung RT. 006 RW. 006Anggota

LEMBAGA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT ( LPM )

NONAMAALAMATJABATAN
1KIKIKp. Babakansawah RT. 001 RW. 004Ketua
2ZUN GANDA ASMARAKp. Cikupa RT. 001 RW. 002Bendahara
3RAPIKKp. Cimenteng RT. 002 RW. 004Sekretaris
4RIZWANUDINKp. Cikupa RT. 001 RW. 002Anggota
5UMIT SUMITRAKp. Cikoneng RT. 002 RW. 006Anggota
6SAMSUL BAHRIKp. Kalapa Condong RT. 002 RW. 001Anggota
7LIA YULIANIKp. Kopeng RT. 005 RW. 004Anggota

RUKUN TETANGGA ( RT ) / RUKUN WARGA ( RW )

NONAMAJABATANALAMATKET
1KUSNADIKetua RT.01/01Kp.Kalapa Condong 
2SARIPUDINKetua RT.02/01Kp.Kalapa Condong 
3RUHIATKetua RT.03/01Kp.Kalapa Condong 
4ASEP SAMSUDINKetua RT.04/01Kp.Beber 
5IWAN RUHIMATKetua RT.05/01Kp.Beber 
6MAMAT RAHMATKetua RT.06/01Kp.Cikupa 
7KUSNADIKetua RT.01/02Kp.Cikupa 
8ATEPKetua RT.02/02Kp.Sawah Jeruk 
9ADE SETIAWANKetua RT.03/02Kp.Mujit 
10DEDEN IRAWANKetua RT.04/02Kp.Kw.Luwuk 
11ENJANGKetua RT.05/02Kp.Cibentang 
12OTENGKetua RT.06/02Kp.Pasir Jati 
13ISKANDARKetua RT.07/02Kp. Muncang Nunggal 
14AYI MUPLIHINKetua RT.01/03Kp.Kemang 
15SAMSUL BAHRIKetua RT.02/03Kp.Kemang 
16ASEP HIDAYATKetua RT.03/03Kp.Kemang 
17ARI ANWARKetua RT.04/03Kp.Cibuluh 
18RAHMATKetua RT.05/03Kp.Cibuluh 
19OBAY SUGANDIKetua RT.06/03Kp.Rawa Sampih 
20HERUL HERIYANTOKetua RT.01/04Kp.Bb. Sawah Hilir 
21RAPIKKetua RT.02/04Kp.Cimenteng 
22AHMAD MULYANAKetua RT.03/04Kp. Kopeng 
23ELANG HARISKetua RT.04/04Kp.Kopeng 
24CEP LOMRIKetua RT.05/04Kp.Kopeng 
25MAMATKetua RT.06/04Kp. Baranangsiang 
26JEJENKetua RT;07/04Kp. Cimenteng 
27SUHENDRAKetua RT.01/05Kp.Jakapari 
28YAYANKetua RT.02/05Kp.Jaringao 
29RIDWANKetua RT.03/05Kp.Jaringao 
30SAPRUDINKetua RT.04/05Kp. Jaringao 
31SUGIRIKetua RT.01/06Kp.Cikoneng 
32TISNA HERMAWANKetua RT.02/06Kp.Cikoneng 
33SAEPULOHKetua RT.03/06Kp.Bb.Sawah Girang 
34WAHYUDINKetua RT.04/06Kp.Citangkil 
35ABDUL ROHMANKetua RT.05/06Kp.Cimurah 
36WAWANKetua RT.06/06Kp.Cigunung 
37RUKMANAKetua RT.07/06Kp. Bojong gaok  
38ZENAL ARIFINKetua RW. 001Kp. Beber 
39RIZWANUDINKetua RW. 002Kp. Cikupa 
40ASEP HENDRIKetua RW. 003Kp. Cibuluh 
41ASEP BAKRI JALALKetua RW. 004Kp. Cimenteng 
42LUKMANSYAHKetua RW. 005Kp. Jakapari 
43ENGKUS ANDRIANSAHKetua RW. 006Kp. Cikoneng 

POTENSI WISATA DESA KEMANG

NONAMAALAMAT
1CURUG DENGDENGKP. KOPENG RT. 005 RW. 004
2CURUG PANCURANKP. KAWUNG LUWUK RT. 004 RW. 002
3CURUG LALAYKP. MUJIT RT. 003 RW. 002
4CURUG MUNDINGKP. CIGUNUNG RT. 006 RW. 006
5LEMAH PASAGIKP. CIGUNUNG RT. 006 RW. 006
6BATU TEPASKP. CIMURAH RT. 005 RW. 006

Letak Geografis

Bagian Utara berbatasan dengan Desa Sukaratu
Bagian Selatan berbatas dengan Kabupaten Bandung Barat
Bagian Barat berbatas dengan Desa Sukarama
Bagian Timur berbatas dengan Desa Cihea Kecamatan Haurwangi
Image
Dadan Subarna

Kepala Desa - Kemang

Struktur Organisasi Desa

Image

KEGIATAN DESA - Kemang

KEGIATAN TP. PKK SENAM SEHAT UNTUK LANSIA

LEMBAGA KEMASYARATAKAN

Desa Kemang